Senin, 24 Desember 2012

Pontianak Bersinar

Here i am, Pontianak, kota khatulistiwa. Kota yang dilalui garis lintang nol derajat bumi, juga dilalui sungai terpanjang di indonesia, sungai Kapuas. Kota Pontianak merupakan kota yang cukup ramai, kepadatan penduduk tertinggi ada di wilayah pontianak timur, dengan populasi 9.500 jiwa/km2 (2011).
Awalnya saya kurang bersemangat ketika mendengar pengumuman penempatan kerja di Pontianak. Yang terbayang yaitu sebuah kota kecil dengan satu jalan utama dan dikelilngi hutan. What a sleepy town, i thought.
Pandangan itu berubah sesaat sebelum pesawat mendarat di bandara Supadio, Pontianak. Kebetulan di pesawat saya dapat seat dekat jendela, dan begiu melihat pemandangan kota, Subhanallah!! It's not a sleepy town, it's a town of hope!! Setibanya di bandara, saya disambut oleh supir taksi yang ramah, dan bercerita tentang kota Pontianak sekaligus menunjukkan tempat-tempat hiburan yang ada, seperti Ayani Megamall, Mall matahari, Ramayana, Alun-Alun kota (korem), serta tugu yang begitu terkenal, tugu khatulistiwa.
Tidak banyak memang, tapi yang terpenting adalah, Pontianak termasuk kota yang perkembangannya cukup pesat, terlihat dari pembangunan kota dan perkembangan nilai properti yang relatif tinggi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Pontianak sendiri kini mencapai 206 Miliar, hampir 3,5 kali PAD 3 tahun yang lalu. Sesuai dengan jargon kota "Pontianak Bersinar". Ya, bukan hanya Panas matahari yang benar-benar bersinar (kata orang jawa nyemelet), tapi juga pertumbuhan kota yang "Bersinar". Semoga pontianak makin "Bersinar".

Alhamdulillah.. Mahasuci Allah, Engkaulah sebaik-baik pemberi tempat.